Lombokvibes.com, Lombok Utara – Upaya Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) dalam memperluas ruang terbuka publik kembali berlanjut dengan rencana pelaksanaan pembangunan tahap kedua Ruang Terbuka Hijau (RTH) Menggala pada tahun depan.
Tahap lanjutan ini diproyeksikan menjadi fase penting untuk melengkapi berbagai fasilitas pendukung yang belum dibangun pada tahap pertama.
Kepala Bidang Permukiman dan Perumahan (Perkim) Dinas PUPR KLU, Yaya Fradana, mengungkapkan bahwa pembangunan tahap pertama yang tengah berjalan saat ini telah mencapai 63 persen. Proses pengerjaan meliputi pemadatan tanah, penimbunan, pembangunan talut, pembuatan ampiteater, hingga pemasangan penanda RTH. Tahap awal proyek tersebut ditargetkan rampung Desember mendatang sesuai kontrak kerja.
Dengan pondasi dasar dan struktur awal yang hampir selesai, Yaya menjelaskan bahwa tahap kedua RTH Menggala akan menjadi fokus utama pada tahun 2026. Anggaran yang dibutuhkan untuk menyelesaikan tahap berikutnya diperkirakan mencapai Rp2,5 miliar.
“Pada tahap kedua, pembangunan akan diarahkan pada penyediaan fasilitas rekreasi dan sarana publik yang lebih lengkap, seperti jogging track, mini soccer, dan area lapak dagang bagi masyarakat,” ungkapnya.
Pembangunan berbagai fasilitas tersebut diharapkan mampu mengubah kawasan RTH Menggala menjadi ruang publik multifungsi yang tidak hanya asri, tetapi juga menarik minat masyarakat untuk berolahraga, berekreasi, ataupun berkegiatan sosial. Kehadiran jogging track dan fasilitas olahraga lainnya dinilai akan meningkatkan kualitas interaksi masyarakat serta mendorong pola hidup sehat.
Selain itu, penyediaan area lapak dagang masyarakat pada tahap kedua diyakini dapat memberikan dampak ekonomi yang positif bagi warga sekitar. Fasilitas tersebut akan membuka ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk memanfaatkan keberadaan RTH sebagai pusat keramaian baru, sehingga mampu meningkatkan pendapatan mereka.
“RTH Menggala tidak hanya dibangun sebagai penghijauan semata, tetapi juga sebagai pusat aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat,” jelas Yaya.
Menurutnya, perencanaan pembangunan tahap kedua telah disusun dengan memperhatikan aspek kenyamanan, estetika, dan keberlanjutan lingkungan.
Pemkab Lombok Utara menargetkan RTH Menggala menjadi salah satu ikon ruang publik daerah, sejalan dengan visi meningkatkan kualitas tata ruang, memperluas ruang hijau, dan menyediakan fasilitas publik yang merata di setiap wilayah. Pemerintah daerah optimistis RTH Menggala kelak menjadi contoh pengembangan ruang publik yang mampu mendukung ketahanan sosial masyarakat sekaligus memperindah wajah kawasan perdesaan.
Dengan segera dimulainya tahap kedua yang direncanakan tahun depan, RTH Menggala diharapkan dapat berfungsi optimal sebagai ruang terbuka hijau yang ramah keluarga, tempat olahraga, pusat kegiatan seni, hingga ruang ekonomi kreatif warga. Pemerintah menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan proyek ini secara bertahap namun terukur, sesuai kemampuan anggaran dan kebutuhan masyarakat.
Jika seluruh rencana pembangunan berjalan sesuai jadwal, RTH Menggala diprediksi menjadi salah satu ruang publik paling representatif di Lombok Utara, menghadirkan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan bermanfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.



































