RTH Menggala disulap jadi ruang publik modern, pembangunan tahap awal rampung 100 persen

Property of Lombokvibes.com
Property of Lombokvibes.com

Lombokvibes.com, Lombok Utara – Komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) dalam menghadirkan ruang publik yang representatif mulai terlihat nyata. Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Desa Menggala, Kecamatan Pemenang, kini memasuki babak baru setelah tahap pertama dinyatakan rampung 100 persen.

Proyek yang digarap melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lombok Utara ini dirancang dalam dua tahap pembangunan. RTH tersebut diproyeksikan menjadi pusat aktivitas sosial, olahraga, hingga penguatan ekonomi masyarakat.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Lombok Utara, Yaya Pradana, menjelaskan bahwa tahap pertama difokuskan pada pengkondisian lahan sebagai fondasi utama pengembangan kawasan.

“Pada tahap awal memang difokuskan untuk pengkondisian lahan, termasuk penimbunan dan pemasangan jogging track,” ujar Yaya, Senin (26/1/2026).

Menurutnya, pekerjaan tahap awal meliputi penimbunan tanah serta pemasangan lintasan jogging yang kini sudah dapat dimanfaatkan masyarakat. Meski sempat menghadapi kendala akibat pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) di lokasi yang sama, proyek tetap mampu diselesaikan tepat waktu sesuai masa kontrak.

“Memang sempat terkendala karena ada kegiatan MTQ, tetapi pada akhir kontrak pekerjaan tahap pertama sudah kami laksanakan 100 persen,” katanya.

Rampungnya tahap pertama langsung memberi dampak nyata. Kawasan RTH Menggala kini mulai ramai oleh warga yang memanfaatkan lintasan jogging dan area terbuka untuk berolahraga, khususnya pada sore hari dan selepas waktu subuh.

“Artinya RTH ini sudah mulai difungsikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat,” tambah Yaya.

Tak berhenti di situ, pemerintah daerah telah menyiapkan pengembangan tahap kedua yang akan memperkaya fungsi kawasan. Sejumlah fasilitas direncanakan hadir, mulai dari pemasangan pagar, panel GRC, pembangunan lapangan mini soccer, penambahan vegetasi, hingga penyediaan sarana penunjang seperti toilet dan musala. Area khusus bagi pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) juga akan disiapkan guna mendorong perputaran ekonomi lokal.

“Dari awal memang sudah direncanakan dua tahap. Untuk tahap kedua diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp1,5 miliar hingga Rp2 miliar,” jelasnya.

Secara keseluruhan, luas lahan RTH Desa Menggala diperkirakan mencapai 1,5 hingga 2 hektare. Dengan skala tersebut, kawasan ini diproyeksikan menjadi ruang publik terpadu yang tidak hanya mempercantik lingkungan, tetapi juga menghadirkan ruang interaksi sosial yang inklusif dan produktif.

Keberadaan RTH Menggala menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus menyediakan ruang terbuka yang sehat dan nyaman bagi masyarakat. Jika tahap kedua terealisasi sesuai rencana, kawasan ini berpotensi menjadi ikon baru ruang publik di Lombok Utara, memadukan fungsi ekologis, sosial, dan ekonomi dalam satu kawasan terpadu.

< a title=" milad bima 2025" target="_blank">

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!