Salip Jawa Barat, NTB peringkat kedua tertinggi dalam pengelolaan keuangan daerah

Property of Lombokvibes.com
Property of Lombokvibes.com

Lombokvibes.com, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali mencatat prestasi nasional dengan menempati peringkat kedua tertinggi dalam realisasi pendapatan dan belanja daerah hingga Juni 2025. 

Pencapaian ini diumumkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar pada Senin, 7 Juli 2025.

Keberhasilan ini menjadi sorotan karena NTB mampu melampaui provinsi besar seperti Jawa Barat, yang dikenal memiliki kapasitas fiskal dan sumber daya yang besar. Menteri Tito menyampaikan apresiasi khusus kepada Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, yang dinilai berhasil memimpin jajaran birokrasi dengan efektif dan efisien.

Menurut Tito, kunci sukses NTB terletak pada kemampuan koordinasi yang solid antarorganisasi perangkat daerah, serta konsistensi dalam pelaksanaan program anggaran yang tepat sasaran. Ia juga menegaskan bahwa capaian ini merupakan indikator penting dalam pengelolaan keuangan daerah yang transparan dan akuntabel.

“Ini bukan hanya soal angka, tapi mencerminkan manajemen pemerintahan yang berjalan dengan baik. NTB patut menjadi contoh,” ujar Tito dalam forum tersebut.

Capaian ini menjadi bukti bahwa NTB berada di jalur yang tepat dalam memperkuat tata kelola keuangan demi mendukung pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pemerintah Provinsi NTB menyampaikan bahwa mereka akan terus menjaga momentum ini dan mendorong percepatan realisasi anggaran di semester kedua 2025, terutama untuk sektor-sektor strategis seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan ketahanan pangan.

“Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk bekerja lebih baik dan lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Gubernur M.Lalu Iqbal.

< a title=" milad bima 2025" target="_blank">

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!