Seru sekaligus tegang! Ketika anak-anak SDN 3 Lembuak dilatih sigap hadapi bencana gempa

Property of Lombokvibes media.
Property of Lombokvibes media.

Lombokvibes.com, Lombok Barat— Suasana hening di SDN 3 Lembuak berubah menjadi tegang saat sirene berbunyi pukul 10.00 WITA, menandai dimulainya simulasi gempa bumi dalam rangka Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) 2025. 

Namun, alih-alih panik, ratusan siswa bergerak cepat dan teratur—berlindung di bawah meja, lalu bergegas ke titik kumpul di lapangan sekolah. Semua mengikuti prosedur yang telah mereka pelajari dengan cermat.

Simulasi ini bukan sekadar seremoni tahunan. Bagi SDN 3 Lembuak, latihan ini adalah langkah konkret membangun budaya sadar bencana sejak dini. 

“Kami ingin siswa tumbuh dengan kesadaran dan kesiapan menghadapi bencana, bukan hanya tahu secara teori,” ujar Kepala Sekolah Lili Suryani, S.Pd.,SD. 

ee8cacf8-6c35-467e-b81f-67f4a8d5c4d9
(Foto: Simulasi Tanggap Bencana/dok.lombokvibes Akmal)

Menurutnya, latihan seperti ini sangat penting agar anak-anak tidak menjadi korban kebingungan saat bencana nyata terjadi.

Kegiatan ini juga didukung oleh BPBD Kabupaten Lombok Barat dan relawan dari PMI Lombok Barat, yang turut memberikan edukasi serta evaluasi pelaksanaan simulasi. Selain itu, para siswa juga mendapatkan pemahaman tentang pentingnya mengenal tanda-tanda bencana dan jalur evakuasi yang benar.

L. Taufik Rahman, S.Pd selaku PLT Kepala Markas PMI Lombok Barat menambahkan simulasi empa yang dilaksanakan hari ini di SDN 3 Lembuak merupakan bagian dari upaya PMI Lombok Barat dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana, khususnya di lingkungan sekolah. 

“Kami ingin memastikan bahwa anak-anak, guru, dan seluruh warga sekolah memiliki pemahaman dasar tentang bagaimana merespons secara cepat dan tepat saat terjadi gempa bumi. Melalui kegiatan ini, kami berharap budaya sadar bencana dapat tumbuh sejak dini, sehingga risiko jatuhnya korban jiwa dapat diminimalkan.

Kami juga mengapresiasi kerja sama dari pihak sekolah dan para relawan yang telah mendukung suksesnya simulasi ini. Ke depan, PMI Lombok Barat akan terus melakukan edukasi dan pelatihan serupa di sekolah-sekolah lain sebagai bagian dari komitmen kami dalam membangun masyarakat tangguh bencana,” ujarnya.

Dia mengatakan, Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional yang diperingati setiap tanggal 26 April merupakan momen penting untuk mengajak seluruh lapisan masyarakat agar lebih siap dan tanggap dalam menghadapi potensi bencana di wilayah masing-masing.

“Dengan adanya kegiatan  ini, kami harap para siswa dan tenaga pendidik di SDN 3 Lembuak semakin siap menghadapi situasi darurat, serta dapat menjadi agen informasi kesiapsiagaan bencana di lingkungan masing-masing,” pungkasnya.

Response (1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!