Lombokvibes.com, Lombok Utara – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) kembali memperluas akses air bersih bagi masyarakat melalui program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM). Tahun 2026 ini, program tersebut akan menyasar tiga desa di Kecamatan Bayan, yakni Desa Loloan, Andalan, dan Sukadana.
Melalui program yang dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut, warga akan mendapatkan sambungan air rumah tangga lengkap dengan meter air secara gratis. Masyarakat nantinya hanya dibebankan biaya iuran bulanan sesuai penggunaan air.
Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR-Perkim KLU, Rangga Wijaya, mengatakan proses pembangunan fisik belum dimulai karena masih dalam tahap lelang.
“Bulan ini sudah pengumuman pemenang lelang,” ujarnya.
Menurut Rangga, program SPAM menjadi salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan air minum yang layak, khususnya di wilayah yang belum terlayani secara optimal.
Pekerjaan yang akan dilakukan meliputi pemasangan jaringan pipa HDPE, pemasangan berbagai aksesoris jaringan perpipaan, meter air, hingga pembangunan sarana pendukung distribusi seperti bak penampungan atau reservoir.
Setiap unit SPAM dirancang mampu melayani sekitar 200 kepala keluarga (KK). Dengan demikian, total sekitar 600 KK di tiga desa tersebut diproyeksikan akan memperoleh akses air bersih yang lebih baik.
Untuk merealisasikan program tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp3,8 miliar yang bersumber dari DAK.
Rangga menjelaskan, sumber air bagi ketiga SPAM tersebut akan memanfaatkan SPAM Senaru yang telah dibangun pada tahun 2023. Infrastruktur tersebut memiliki kapasitas produksi mencapai 25 liter per detik dan dinilai mampu mendukung kebutuhan masyarakat di wilayah Bayan.
Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mengurangi kesulitan warga dalam mendapatkan akses air bersih yang aman dan berkelanjutan.




























