NTB perkuat branding halal tourism lewat Lombok Sharia Festival

Tanpa judul (1920 x 1080 piksel)
Tanpa judul (1920 x 1080 piksel)

Lombokvibes.com, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan ekonomi syariah melalui perhelatan Lombok Sharia Festival (LSF) ke-6 yang digelar pada 7-9 Juni 2025 di Lombok Epicentrum Mall (LEM). 

Festival yang mengusung tema “Crafting Futures with Sharia Economy” ini menjadi ajang strategis memperkuat posisi NTB sebagai pusat ekonomi syariah dan pariwisata muslim friendly di Indonesia.

Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal dalam sambutannya menegaskan, meski Indonesia merupakan negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, potensi ekonomi syariah nasional masih tertinggal jika dibandingkan dengan negara lain, seperti Thailand. Oleh karena itu, NTB berupaya mengambil peran besar untuk mempercepat pengembangan ekonomi berbasis syariah, khususnya melalui industri pariwisata halal yang dikenal sebagai Muslim Friendly Tourism.

“Beberapa kali saya menghadiri forum internasional dan menemukan produk wastra NTB telah dikenal dunia. Ini bukti bahwa produk lokal kita memiliki potensi besar untuk mendunia,” ujar Gubernur Iqbal memberikan apresiasi khusus kepada komunitas Hijabers Mom Lombok yang aktif mempromosikan produk wastra dan budaya NTB.

Lombok Sharia Festival tahun ini diikuti oleh 50 UMKM lokal dan 25 desainer muslim dari berbagai daerah seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan NTB sendiri. 

Festival ini menghadirkan berbagai kegiatan menarik, mulai dari kajian akbar, talkshow syariah, workshop, kuliner halal, fashion show hingga lomba kreatif. Ketua Panitia LSF, Ina Pariska, menyampaikan harapannya agar event ini terus menjadi pendorong perkembangan industri kreatif dan fashion di NTB.

“Pada LSF 2024 lalu, transaksi selama festival mencapai Rp 1,7 miliar. Tahun ini kami targetkan transaksi naik menjadi Rp 2 miliar,” ujar Ina.

Festival ini tidak hanya menjadi ruang promosi UMKM dan produk fashion lokal, tetapi juga sebagai upaya memajukan ekonomi kreatif di NTB sekaligus memperkuat branding NTB sebagai destinasi wisata halal yang ramah dan nyaman untuk wisatawan muslim dari dalam dan luar negeri.

Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, dan bank sentral, LSF 2025 diyakini mampu menjadi momentum penting dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi syariah di NTB dan Indonesia secara keseluruhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!