Warung Banjar, hadirkan cita rasa otentik khas Banjarmasin di tengah Kota Mataram

Property of Lombokvibes.com
Property of Lombokvibes.com

Lombokvibes.com, Mataram — Siapa sangka di sudut Kampung Banjar, Ampenan, Kota Mataram, berdiri sebuah warung sederhana yang menyuguhkan cita rasa khas Kalimantan Selatan. Warung Banjar milik Pak Ihani ini bukan sekadar tempat makan, melainkan juga menjadi pengobat rindu bagi perantau asal Banjarmasin dan pencinta kuliner nusantara.

  • 15dc9618-3580-4302-80ef-3e01cbb040cc
  • 0c2d6eb8-5917-4d84-a62a-59ee8ef63a24
  • 5b06e9e8-3c27-45c9-9d4f-be7c680e9244
  • 0b02a8b0-c3f9-416e-a996-b3e832f8ce27

Warung yang terletak di Jl. Energi no 1 Kampung Banjar Ampenan. Warung Banjar ini berdiri sejak tahun 2004, tepat setelah Pak Ihani memasuki masa pensiun. “Awalnya saya hanya jualan pakai gerobak di depan rumah, sekadar coba-coba untuk mengisi waktu setelah pensiun,” kenang Pak Ihani.

Perlahan namun pasti, racikan khasnya seperti Soto Banjar, Sate Banjar, hingga iga kambing bakar ala Banjar menarik minat pelanggan. Cita rasa autentik khas Banjarmasin membuat Warung Banjar cepat dikenal luas, bahkan sempat membuka outlet di Lombok Epicentrum Mall (LEM) sebelum akhirnya pindah ke food corner pascagempa. Kini, Warung Banjar kembali fokus melayani pelanggan setia di warung utamanya di rumah sendiri.

  • 5b06e9e8-3c27-45c9-9d4f-be7c680e9244
  • 0b02a8b0-c3f9-416e-a996-b3e832f8ce27
  • 7c755091-636b-43e9-b289-8e8b388c5051
  • 551350a1-f515-4761-9040-0be62a3b761e
  • 02f3821d-da45-4eaa-8aba-242d7af3a750

“Saya lebih nyaman melayani langsung di rumah. Suasana lebih akrab dengan pelanggan, banyak dari mereka yang sudah jadi langganan sejak pertama kali saya buka,” ujar Pak Ihani.

Warung Banjar menjadi salah satu dari sedikit tempat di Mataram yang menawarkan masakan khas Banjar dengan resep turun-temurun. Soto Banjar yang hangat dan gurih, sate berbumbu khas, hingga iga kambing bakar yang empuk menjadi menu favorit pelanggan.

Tak hanya warga lokal, para pendatang dari Kalimantan pun kerap singgah untuk melepas rindu pada cita rasa kampung halaman. “Kalau makan di sini serasa pulang ke Banjarmasin. Rasanya masih sama seperti yang saya makan waktu kecil di kampung,” ungkap Ayu, salah satu pelanggan asal Kalimantan Selatan yang kini berdomisili di Mataram.

Bagi yang ingin mencicipi kelezatan masakan khas Banjar ini, Warung Banjar buka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 22.00 WITA. Khusus hari Minggu, warung ini tutup untuk istirahat.

Dengan harga terjangkau dan cita rasa autentik, Warung Banjar tak sekadar warung makan biasa, melainkan juga ruang temu budaya dan kenangan bagi para perantau.

< a title=" milad bima 2025" target="_blank">

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!