Lombokvibes.com, Lombok Utara– Bayangan lansia duduk manis sambil belajar? Di Lombok Utara, itu nyata! Rabu, 29 Oktober 2025, Desa Sokong jadi saksi 50 lansia mengenakan toga, tersenyum lebar, dan resmi diwisuda dari Sekolah Lansia, program kolaborasi Pemerintah Daerah Lombok Utara dan BKKBN Provinsi NTB.
Acara yang hangat dan penuh semangat ini dihadiri Plt. Kepala Dikbudpora Lombok Utara, H. Muhammad Najib, S.Pd., M.Pd., Kepala BKKBN NTB, Dr. Drs. Lalu Makripuddin, M.Si., serta jajaran pemerintah daerah. Mereka hadir untuk memberi apresiasi atas pencapaian para lansia yang menunjukkan, belajar itu tak kenal usia.
“Program ini mendukung lansia menghadapi masa tua dengan kebahagiaan, keceriaan, dan tetap produktif,” ujar Plt. Kepala Dikbudpora KLU, H. Muhammad Najib.
Lebih dari sekadar literasi membaca dan menulis, para peserta juga dibekali pelatihan kewirausahaan agar tetap aktif dan mandiri.
Kepala BKKBN NTB, Lalu Makripuddin, menekankan pentingnya program ini untuk pembinaan mental dan sosial lansia. Data menunjukkan, lansia di NTB mencapai 10 persen dari 5,6 juta penduduk, dengan hampir sepertiga tergolong kurang mampu dan 37 persen lansia nasional belum punya jaminan kesehatan. Sekolah Lansia hadir sebagai wadah agar mereka tetap produktif, bermakna, dan bahagia di usia senja.
Berkat dukungan Bupati Lombok Utara dan DPRD, dua Sekolah Lansia kini sudah berjalan dengan sukses. Keberhasilan ini diharapkan jadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia.
Wisuda kali ini jadi bukti nyata: usia hanyalah angka, semangat belajar dan berkarya bisa terus menyala. Para lansia Lombok Utara menunjukkan bahwa masa tua bisa penuh senyum, ilmu, dan produktivitas.






































