2504 PPPK PW Lombok Utara terima SK, Bupati berpesan: Bekerjalah dengan tulus dan profesional

Property of Lombokvibes.com
Property of Lombokvibes.com

Lombokvibes.com, Lombok Utara– Sebanyak 2.504 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu (PW) Kabupaten Lombok Utara (KLU) resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan, Kamis (15/1/2026).

Momen sakral penyerahan SK yang dilaksanakan di Islamic Center Masjid Gaung Baiturrahim, Tanjung, itu menjadi simbol kuat dimulainya pengabdian baru sebagai bagian dari pemerintah, sekaligus ajakan untuk meluruskan niat dan memperkuat tanggung jawab moral dalam bekerja.

Penyerahan SK ini menandai berakhirnya berbagai dinamika panjang yang mewarnai proses pengangkatan PPPK Paruh Waktu. Mulai dari aspirasi, perbedaan pendapat, hingga aksi demonstrasi yang sempat terjadi, semuanya dipandang sebagai bagian dari dinamika yang wajar dalam sebuah proses besar.

“Semua yang terjadi kemarin, termasuk demo dan berbagai dinamika lainnya, itu adalah hal yang wajar. Ibarat kita punya anak, ada yang patuh, ada juga yang nakal. Itu semua adalah dinamika dalam kehidupan,” ujar Bupati KLU, H.Najmul Akhyar dalam sambutannya.

Ia menegaskan, setelah SK resmi diterima, seluruh PPPK Paruh Waktu diharapkan menutup lembaran perbedaan dan memulai babak baru dengan semangat kebersamaan.

“Sekarang SK sudah diterima, mari kita saling memaafkan. Kita mulai dengan hati yang bersih. Setelah ini, bekerjalah dengan lebih baik, lebih tenang, lebih tertib, karena mulai hari ini saudara-saudara sudah menjadi bagian dari pemerintah,” tegasnya.

Penyerahan SK di masjid bukan tanpa makna. Pemerintah ingin memberikan pesan mendalam bahwa pengabdian sebagai aparatur negara harus dilandasi niat yang lurus dan ketulusan.

“Alasan SK ini diserahkan di masjid adalah untuk meluruskan niat. Artinya, kita bekerja dengan tulus, memenuhi kewajiban karena sudah menerima amanah. Ini bukan sekadar pekerjaan, tapi tanggung jawab moral,” ungkapnya.

Menurutnya, masjid dipilih sebagai simbol pengingat bahwa setiap tugas harus dijalankan dengan penuh integritas dan kesadaran spiritual.

“Ketika nanti merasa lelah atau bosan, ingatlah bahwa SK ini diterima di masjid. Itu artinya kita sudah berjanji pada diri sendiri, pada masyarakat, dan pada Tuhan, untuk melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya,” lanjutnya.

Dengan jumlah mencapai 2.504 orang, PPPK Paruh Waktu diharapkan mampu menjadi kekuatan baru dalam memperkuat pelayanan publik. Pemerintah menaruh harapan besar agar seluruh PPPK dapat bekerja secara profesional, disiplin, dan penuh tanggung jawab.

“Setelah menerima SK, bekerjalah dengan lebih baik, lebih tenang, lebih tertib. Tunjukkan bahwa saudara-saudara layak dipercaya dan mampu menjadi bagian dari pemerintahan yang melayani masyarakat,” katanya.

Momentum ini tidak hanya menjadi penanda administratif, tetapi juga menjadi titik awal transformasi sikap dan etos kerja. Dari dinamika menuju kedewasaan, dari perbedaan menuju persatuan, dan dari perjuangan menuju pengabdian.

Penyerahan SK di masjid sekaligus menjadi pengingat bahwa jabatan dan pekerjaan bukan hanya soal hak, tetapi juga soal amanah. Amanah untuk bekerja jujur, tulus, dan bertanggung jawab demi kepentingan masyarakat dan kemajuan daerah.

< a title=" milad bima 2025" target="_blank">

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *