Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 2025, Bhayangkari teguhkan peran keluarga sebagai pilar pengabdian

Property of Lombokvibes.com
Property of Lombokvibes.com

Lombokvibes.com, Lombok Utara – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Polres Lombok Utara, Jumat (5/9/2025), bukan sekadar seremoni keagamaan. Di balik lantunan shalawat dan tausiah, kegiatan yang digelar di Masjid Bhayangkara Polres Lombok Utara ini menjadi momentum untuk meneguhkan nilai akhlak, humanisme, dan sinergi keluarga dalam pengabdian kepolisian.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Lombok Utara AKBP Agus Purwanta, S.I.K., Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara Ny. Heny Agus Purwanta, para pejabat utama, personel, pengurus Bhayangkari, tokoh agama, hingga masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Kapolres Agus Purwanta menekankan pentingnya meneladani Rasulullah sebagai sosok pemimpin yang sederhana, tegas, namun penuh kasih sayang. 

“Beliau mendahulukan kepentingan masyarakat tanpa membedakan agama, penuh ketabahan menghadapi rintangan, dan selalu mengutamakan kasih sayang. Itu pedoman yang kami jadikan landasan dalam melaksanakan tugas Polri sebagai pelindung, pelayan, dan pengayom masyarakat,” ujarnya.

Kapolres juga menegaskan bahwa Polri dihadapkan pada tantangan modern dengan pola kejahatan yang semakin kompleks. Karena itu, pendekatan humanis menjadi kunci dalam penegakan hukum. 

“Kepastian hukum wajib ditegakkan, tetapi pendekatan humanis tidak boleh ditinggalkan. Proses hukum berjalan, tapi kesempatan memperbaiki diri juga harus tetap terbuka,” tegasnya.

Sikap itu ditunjukkan dengan memberi kesempatan tahanan mengikuti Maulid Nabi secara daring melalui Zoom. Bahkan hidangan yang disajikan pun sama, sebagai simbol kesetaraan dalam meraih hikmah.

Tak hanya soal hukum, AKBP Agus menegaskan komitmen Polres Lombok Utara memperkuat nilai spiritual anggotanya. 

“Kami rutin gelar binrohtal mingguan, menyediakan sarana ibadah untuk semua agama, dan bersinergi dengan tokoh agama. Lombok Utara harus tetap aman, damai, dan ceria, baik untuk masyarakat maupun wisatawan,” katanya.

Sementara itu, Ketua Bhayangkari Cabang Lombok Utara, Ny. Heny Agus Purwanta, memberikan perspektif berbeda: peran keluarga sebagai pilar pengabdian anggota Polri. Ia meneladani kisah istri Nabi yang setia mendukung perjuangan Rasulullah dalam suka dan duka.

  • 455b4d7f-fa6b-4aef-b3de-6a89940676d7

 “Suasana rumah yang bahagia dan religius akan menjadi energi positif bagi suami dan anak. IQ tinggi saja tidak cukup, kita butuh kecerdasan emosional yang lahir dari fondasi spiritual,” jelasnya.

Ny. Heny menambahkan, seluruh program Bhayangkari selaras dengan keteladanan Nabi, mulai dari mendukung UMKM, pengembangan Pekarangan Pangan Lestari (P2L), hingga kepedulian sosial di masyarakat. 

“Nabi adalah teladan dalam silaturahmi, kepedulian, kesederhanaan, dan kegemaran membaca. Itu semua kami coba terapkan dalam program Bhayangkari,” tuturnya.

Ia menegaskan, Bhayangkari adalah cermin keluarga Polri yang harus menjadi teladan. “Kepemimpinan adalah keteladanan. Apa yang saya lakukan akan ditiru oleh anggota. Karena itu saya terus berusaha memperbaiki diri agar memberi manfaat bagi keluarga besar Polri dan masyarakat,” pungkasnya.

< a title=" milad bima 2025" target="_blank">

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *