Lombokvibes.com, Lombok Utara – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) meninjau lokasi proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Dusun Amor-Amor, Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan, Kamis (17/9/2026). Sekolah ini dirancang menjadi fasilitas pendidikan gratis bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) KLU, Totok Surya Saputra, turut mengikuti agenda peninjauan bersama Wakil Bupati Lombok Utara, Kusmalahadi Syamsuri, serta Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) KLU, Fathurrahman.
Sekolah Rakyat tersebut direncanakan mengintegrasikan jenjang pendidikan SD, SMP, hingga SMA dalam satu kompleks dengan kapasitas sekitar 1.000 siswa.
Tidak hanya menyediakan ruang belajar, sekolah ini juga dirancang menggunakan sistem boarding school atau sekolah berasrama. Para siswa akan tinggal di asrama dengan sistem pembinaan selama 24 jam.
Sejumlah fasilitas yang direncanakan meliputi asrama, laboratorium, lapangan, tempat ibadah, perlengkapan belajar, serta kebutuhan dasar siswa lainnya.
Seluruh biaya pendidikan dan asrama direncanakan ditanggung pemerintah sehingga siswa dapat mengakses pendidikan tanpa terbebani biaya sekolah maupun kebutuhan tinggal di asrama.
Selain pembelajaran akademik, Sekolah Rakyat juga diarahkan untuk membangun karakter siswa. Pembinaan akan mencakup kesopanan, adat istiadat, serta pola hidup yang mendukung pembentukan kepribadian dan kemandirian anak.
Kepala Satpol PP KLU, Totok Surya Saputra, menyampaikan harapan agar keberadaan Sekolah Rakyat dapat memperluas akses pendidikan bagi anak-anak Lombok Utara, khususnya dari keluarga kurang mampu.
“Program ini diharapkan menjadi salah satu langkah untuk mencegah anak putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi,” ujarnya.
Lebih jauh, pembangunan Sekolah Rakyat ditujukan untuk memutus rantai kemiskinan melalui penyediaan pendidikan gratis dan berkualitas. Peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu upaya yang diharapkan dapat membantu menekan angka kemiskinan ekstrem di Lombok Utara.
Peninjauan lokasi proyek tersebut menjadi bagian dari agenda Wakil Bupati Lombok Utara bersama jajaran perangkat daerah dan unsur terkait.
Selama kegiatan berlangsung, situasi dilaporkan berjalan lancar, aman, dan kondusif.





























