Waduuh, oknum Kades di Lombok Utara terciduk! Digrebek warga di kamar hotel 

Property of Lombokvibes.com
Property of Lombokvibes.com

Lombokvibes.com, Lombok Utara– Kejadian tak pantas kembali mencoreng wajah pemerintahan desa di Lombok Utara. Seorang oknum kepala desa di Lombok Utara, diduga terlibat skandal perselingkuhan setelah digerebek warganya sendiri di sebuah hotel di Kota Mataram, Rabu (19/11/2025) kemarin.

Informasi yang dihimpun media menyebutkan, penggerebekan berawal saat sejumlah warga mengikuti gerak-gerik sang kades yang tengah berada di Mataram untuk mengikuti kegiatan Bimtek Penguatan Kapasitas Majelis Krama Desa (MKD) yang digelar Dinas DP2KBPMD Lombok Utara.

Menurut sumber yang enggan disebutkan namanya itu, oknum kades itu terlihat meninggalkan hotel tempat berlangsungnya Bimtek dan menuju sebuah hotel lain tak jauh dari lokasi acara. 

Tak lama kemudian, ia terlihat keluar lalu masuk kembali untuk melakukan cek in ke salah satu kamar.

Kecurigaan pun memuncak. Beberapa warga kemudian mendatangi kamar yang dituju. Saat pintu didobrak, mereka mendapati sang kades sedang berduaan dengan seorang perempuan dalam kondisi menggunakan pakaian sekenanya.

Sumber tersebut menyebut suasana sempat ricuh. Sang kades langsung diinterogasi terkait perbuatannya. Keributan kecil terjadi di lorong hotel sebelum pihak sekuriti akhirnya turun tangan menenangkan kondisi.

Setelah kejadian itu, oknum kades tersebut disebut buru-buru kabur meninggalkan lokasi dan kembali ke hotel tempat kegiatan Bimtek berlangsung. Sementara perempuan yang bersamanya tidak ikut serta dan ditinggalkan begitu saja.

Hingga Kamis siang, isu penggerebekan ini telah menyebar luas dan menjadi pembicaraan hangat di Lombok Utara. Sejumlah pihak mulai dimintai klarifikasi, namun belum memberikan respons konkret.

Kepala DP2KBPMD Lombok Utara, Atmaja Gumbara, yang dikonfirmasi secara terpisah, belum memberikan komentar terkait insiden tersebut.

Sementara Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKAD) Lombok Utara, Budiawan, mengatakan belum dapat berbicara banyak. Ia hanya memastikan bahwa persoalan tersebut saat ini tengah diupayakan penyelesaiannya oleh pihak keluarga kedua belah pihak.

“Sedang dalam proses pembicaraan kedua belah pihak keluarga,” ujarnya singkat.

Kasus ini kini menjadi sorotan publik, mengingat peristiwa terjadi di tengah kegiatan resmi pemerintah daerah dan melibatkan sosok yang seharusnya menjadi panutan masyarakat.

< a title=" milad bima 2025" target="_blank">

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *