Wagub NTB warning! Zona merah stunting mengintai, orang tua diminta tak lengah

Property of Lombokvibes.com
Property of Lombokvibes.com

Lombokvibes.com, Mataram— Upaya menekan angka stunting di Nusa Tenggara Barat (NTB) terus digencarkan.

Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri, S.E., M.IP., menyerukan agar para orang tua, kader posyandu, dan seluruh elemen masyarakat bergerak bersama memperkuat pencegahan sejak dini, terutama di Kabupaten Lombok Barat.

Dalam kegiatan Gerakan Orang Tua Peduli Stunting di UPT Puskesmas Narmada, Wagub menekankan pentingnya pemenuhan nutrisi bagi anak yang mengalami keterlambatan pertumbuhan.

“Pemberian asupan bergizi dan pendampingan intensif menjadi kunci untuk mengejar ketertinggalan tumbuh kembang,” tegas Wagub.

Ia mengingatkan agar bantuan yang diberikan pemerintah maupun organisasi masyarakat tepat sasaran dan benar-benar dikonsumsi oleh anak yang membutuhkan. Pendampingan pun diharapkan menjangkau hingga tingkat kader posyandu agar upaya di lapangan semakin terstruktur.

Di hadapan para tenaga kesehatan dan orang tua, Wagub sekaligus Ketua BKOW NTB itu mengungkapkan bahwa dari sepuluh kabupaten/kota di NTB, dua daerah masih berada pada zona merah stunting, yakni Lombok Timur dan Lombok Utara.

“Karena itu, screening dini disebutnya tidak boleh berhenti,” tegasnya.

Lombok Barat yang saat ini berada di zona hijau juga diminta tidak terlena. Ia menegaskan bahwa pencegahan justru harus dimulai sebelum gejala muncul.

“Upaya mendeteksi kecenderungan menuju stunting menjadi langkah penting agar kasus baru tidak terus bertambah,” tekannya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Lombok Barat, Ayu Indra Rukmana, menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemerintah Provinsi. Ia menilai bahwa pencegahan stunting tidak bisa dilepaskan dari peran orang tua dalam mengelola pola asuh, menjaga kebersihan lingkungan, dan membangun kebiasaan hidup sehat di rumah.

Menurutnya, program kolaboratif seperti ini dapat semakin memperkuat langkah pemerintah daerah untuk menghadirkan generasi Lombok Barat yang sehat, produktif, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!