Mataram hadirkan Classic Festival 2025, bawa nuansa tempo dulu dan apresiasi untuk wisatawan 

Property of Lombokvibes.com
Property of Lombokvibes.com

Lombokvibes.com, Mataram- Kota Mataram kembali menghadirkan kemeriahan budaya yang sarat akan nuansa nostalgia melalui gelaran Mataram Classic Festival 2025. Festival ini akan digelar pada Sabtu, 28 Juni 2025 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan, mulai pukul 14.00 hingga 22.00 WITA. Mengusung tema klasik, acara ini mengajak masyarakat untuk kembali menyelami suasana masa lalu Kota Mataram dalam balutan seni, budaya, dan kreativitas.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram, Dr. Cahya Samudra, S.STP., M.H., menyampaikan bahwa festival ini bukan sekadar hiburan, tetapi ruang ekspresi dan kolaborasi bagi komunitas serta pelaku ekonomi kreatif. Kota Mataram, menurutnya, memiliki dinamika budaya yang terus berkembang, dengan 17 subsektor ekonomi kreatif yang tumbuh aktif dan produktif.

“Festival ini adalah cerminan kekayaan komunitas dan budaya kita. Konsep klasik bukan hanya gaya, melainkan identitas yang patut kita rayakan bersama,” ujar Cahya saat dihubungi pada Rabu, 26 Juni 2025.

Berbagai kegiatan menarik siap memeriahkan festival, mulai dari konvoi motor klasik dari Teras Udayana ke RTH Pagutan, pertunjukan teater dan band klasik, kontes motor klasik, kompetisi busana jadul, permainan tradisional, lomba fotografi klasik, Classic Fashion Day, hingga pameran sejarah Kota Mataram. Tak ketinggalan, ada pula bazar UMKM makanan tradisional, workshop melukis, serta lomba menghias dan melukis untuk anak-anak SD.

Sebagai bentuk apresiasi kepada wisatawan, Dinas Pariwisata juga meluncurkan program “Spesial Invitation”. Program ini memberikan undangan khusus secara acak kepada tamu hotel dari luar kota yang menginap di Mataram pada malam pelaksanaan acara. Cukup menunjukkan KTP luar Mataram dan bukti menginap berupa kunci kamar hotel, wisatawan bisa mendapatkan undangan eksklusif.

Undangan ini memberikan hak istimewa berupa snack gratis, souvenir khas, dan pengalaman festival yang lebih personal. Kehadiran wisatawan dari luar kota ini juga dianggap sebagai bagian dari strategi promosi pariwisata berbasis cerita dan pengalaman.

“Kami ingin mereka pulang membawa kesan, lalu menceritakan keramahan dan keunikan Mataram kepada keluarga dan komunitas mereka. Mereka adalah duta pariwisata yang tidak resmi, namun sangat berarti,” tambah Cahya.

Dengan dress code bertema “jadoel”, seluruh pengunjung diajak mengenakan busana klasik untuk menambah suasana khas tempo dulu. Festival ini juga mengusung semangat kolaborasi dengan slogan #EndaqPadeLupaq, sebuah ajakan untuk tetap mengingat akar budaya yang membentuk Kota Mataram hari ini.

Mataram Classic Festival 2025 bukan hanya menjadi ajang nostalgia, tapi juga momentum penting untuk memperkuat citra Mataram sebagai kota budaya yang ramah, kreatif, dan layak menjadi destinasi utama, bukan sekadar tempat persinggahan. Sebuah perayaan masa lalu untuk masa depan pariwisata yang lebih inklusif dan membanggakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!