Deretan fakta menarik tentang wisata Bunut Ngengkang Sesaot

Property of Lombokvibes media.
Property of Lombokvibes media.

Lombokvibes.com, Lombok Barat– Bunut Ngengkang adalah salah satu destinasi wisata alam paling ramai di Kabupaten Lombok Barat. Setiap hari, destinasi wisata di Desa Buwun Sejati ini dikunjungi oleh ratusan pengunjung, bahkan bisa mencapai seribu pada akhir pekan dan hari libur lainnya.

Konon, di dekat gerbang masuk wisata ini dulu terdapat pohon beringin besar (bunut) yang akarnya terbelah menjadi dua bagian yang presisi, mirip seperti posisi kaki terbuka, yang dalam bahasa Sasak disebut Ngengkang. Dari sanalah tempat ini mendapatkan namanya.

Tempat ini sejatinya adalah sebuah lembah yang dikelilingi pepohonan rimbun. Air jernih mengalir melalui celah-celah batu melintasi pancuran bambu, kemudian turun membentuk aliran sungai yang dibendung di beberapa titik menjadi kolam.

Air jernih berwarna kebiruan dengan kolaman yang luas dan panjang, dikelilingi pepohonan hijau yang rimbun menjadi daya tarik utamanya. Tetapi tidak banyak yang tahu, sebelum dikelola menjadi tempat wisata, Bunut Ngengkang menyimpan beberapa rahasia.

1. Lokasi Pertapaan

Sebelum dikelola sebagai destinasi wisata, Bunut Ngengkang kerap digunakan sebagai lokasi bertapa. Posisi pertapaannya berada persis di dekat sumber mata air utama di sisi kanan telaga paling atas. Kami sendiri pernah bertemu seseorang yang sedang bertapa di sana. Bermodalkan menyan, dupa dan mantra, sang petapa konon berhasil mengeluarkan sebuah cincin mirah delima.Cincin itu diperlihatkan kepada kami ketika bertemu kembali beberapa hari setelahnya di sebuah warung dekat pemandian Bunut Ngengkang.

2. Tempat Mandi Khusus di Malam Jum’at

Masih sebelum menjadi tempat wisata, bahkan waktu itu warung baru ada satu saja, dan Bunut Ngengkang masih menjadi kawasan Pengadangan buah, kami pernah bertemu seorang Haji asal Lombok Tengah yang datang untuk mandi berdasarkan petunjuk mimpi. Waktu itu, malam Jum’at, antara Maghrib dan Isya’. 

Beberapa minggu setelahnya, kami kembali bertemu seseorang yang mengantarkan istrinya untuk mandi hajat di malam Jum’at. Sayangnya, kami tidak sempat bertanya lebih jauh terkait hajat yang dimaksud.

3 . Gerbang Menuju Kawasan Hutan Sesaot

Berdasarkan cerita dari Bapak Tua penjaga kawasan wisata Sesaot, konon Bunut Ngengkang dahulunya adalah gerbang utama menuju hutan Sesaot. Gerbang itu berupa sebuah pohon bunut (beringin) raksasa yang akarnya terbelah menjadi dua bagian yang presisi, dan warga melintas di bawahnya menuju hutan. Dari sanalah Bunut Ngengkang mendapatkan namanya.

Masih menurut Bapak Penjaga wisata Sesaot, pada malam tertentu sering muncul hewan besar dan tinggi berbulu hitam lebat yang suka menggaruk pohon, tetapi dia sama sekali tidak mengganggu manusia. Kira kira hewan apakah yang dimaksud?

4. Pemandian Umum Warga

Selain tiga hal unik di atas, Bunut Ngengkang dulunya adalah pemandian umum bagi warga sekitar. Air yang keluar dari celah celah batu dialirkan melalui pancuran. Terdapat sekitar 4 pancuran bambu kala itu. 

Kebetulan tempat ini dulunya adalah lokasi favorit kami untuk mandi setelah menjelajah hutan Sesaot dan sekitarnya.

Keempat fakta menarik ini bisa menjadi tambahan alasan kenapa kalian harus berkunjung ke Bunut Ngengkang. Selain mandi menikmati kesegaran air murni dari alam, kalian juga bisa melakukan yoga atau meditasi untuk menenangkan pikiran.

Responses (6)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!