Lombokvibes.com, Lombok Utara — Di balik rimbunnya pepohonan dan tebing hijau di Dusun Sambik Bangkol, tersimpan pesona alam yang seolah belum banyak dijamah. Air Terjun Tiu Bombong, dengan ketinggian sekitar 50 meter, menjulang anggun di tengah dinding batu yang dilapisi lumut dan dedaunan lebat, menciptakan panorama alam yang memukau bagi siapa pun yang datang.
Akses menuju air terjun ini bisa ditempuh melalui dua jalur yakni melalui Dusun Sambik Bangkol, Desa Sambik Bangkol atau Dusun Sempakok, Desa Santong.
Namun, menurut Kepala Desa Sambik Bangkol, Suhaedi, jalur melalui desanya jauh lebih mudah dan menawarkan keindahan alam yang lebih menenangkan.
“Kalau lewat Sambik Bangkol, jalannya tidak terlalu terjal, banyak tempat istirahat, dan pemandangannya lebih indah,” ujar Suhaedi kepada lombokvibes, (7/11/2025).
Langkah awal Pemerintah Desa Sambik Bangkol untuk mengembangkan potensi wisata ini sudah mulai dirancang. Tahun depan, pihak desa akan membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) sekaligus menganggarkan dana di Tahun Anggaran 2026 untuk memperbaiki akses jalan menuju air terjun tersebut.
“Ini komitmen kami agar wisata alam seperti Tiu Bombong bisa menjadi sumber ekonomi baru bagi warga,” lanjutnya.
Suhaedi juga berharap Pemerintah Daerah Lombok Utara, khususnya Dinas Pariwisata, dapat lebih memberi perhatian pada potensi wisata yang belum tersentuh pengelolaan.
“Selama ini yang dikelola hanya destinasi yang sudah populer. Padahal masih banyak tempat indah seperti Tiu Bombong yang menunggu disentuh agar bisa dikenal luas,” katanya.
Dengan panorama yang masih alami, udara sejuk, serta suara gemuruh air yang menggema di antara tebing hijau, Air Terjun Tiu Bombong berpotensi menjadi ikon wisata baru Lombok Utara.
Jika rencana pengembangan dan akses jalan terealisasi, bukan tidak mungkin, destinasi ini akan menjadi magnet bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

































