Lombokvibes.com, Mataram – Bank NTB Syariah terus mempertegas perannya sebagai motor penggerak ekonomi syariah dan penguatan UMKM di Nusa Tenggara Barat (NTB).
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan empat pembiayaan Koperasi Merah Putih dengan akad murabahah yang digelar secara serentak, Jumat (12/12/2025).
Penandatanganan ini berlangsung bertepatan dengan pembukaan Rapat Kerja Bank NTB Syariah bertema Back On Track Menuju Jalan Berkah Bermakna, yang digelar di Auditorium Raudhah lantai 6 Kantor Pusat Bank NTB Syariah. Kegiatan tersebut dibuka dan disaksikan langsung oleh Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal.
Empat koperasi yang menjadi mitra strategis dalam pembiayaan Koperasi Merah Putih ini masing-masing adalah Koperasi Desa Merah Putih Ranjok, Koperasi Desa Merah Putih Jembatan Kembar, Koperasi Kelurahan Merah Putih Ampenan Utara, serta Koperasi Desa Merah Putih Bilelando.
Melalui skema pembiayaan ini, setiap koperasi memperoleh persetujuan Pembiayaan Modal Kerja atau Usaha untuk pembelian dan pengadaan barang dagang berupa sembako. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat aktivitas ekonomi koperasi sekaligus menjawab kebutuhan dasar masyarakat.
Secara total, Bank NTB Syariah Kantor Cabang Sriwijaya menyalurkan pembiayaan senilai Rp75 juta kepada tiga koperasi. Sementara itu, satu koperasi lainnya memperoleh pembiayaan sebesar Rp10 juta melalui Bank NTB Syariah Kantor Cabang Pembantu Mujur. Seluruh pembiayaan tersebut disalurkan dalam bentuk pembiayaan bank untuk modal usaha koperasi dengan jangka waktu selama 24 bulan.
Penandatanganan akad dilakukan oleh Branch Manager Bank NTB Syariah Kantor Cabang Sriwijaya, Irfan Firmansyah, dan Sub Branch Manager Bank NTB Syariah Kantor Cabang Pembantu Mujur, Edwin Satria, bersama perwakilan dari masing-masing koperasi.
Dalam sambutannya pada pembukaan Rapat Kerja, Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, menegaskan bahwa penandatanganan pembiayaan ini merupakan implementasi nyata dari tema Raker tahun ini. Menurutnya, setiap langkah strategis yang diambil Bank NTB Syariah harus memberikan dampak ekonomi sekaligus sosial.
Ia menekankan bahwa Bank NTB Syariah tidak hanya mengejar pertumbuhan bisnis semata, tetapi juga berkomitmen menghadirkan keberkahan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Filosofi yang diusung adalah keberkahan bagi institusi dan makna nyata bagi masyarakat, khususnya melalui dukungan pembiayaan kepada koperasi dan UMKM agar dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan,” ujarnya.
Bank NTB Syariah optimistis pembiayaan Koperasi Merah Putih ini dapat membantu koperasi meningkatkan volume usaha, memperkuat struktur permodalan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Keberadaan koperasi yang sehat dan produktif diyakini akan memberikan efek berantai bagi kesejahteraan masyarakat NTB,” tegasnya.
Rapat Kerja Bank NTB Syariah bertema Back On Track Menuju Jalan Berkah Bermakna sendiri dijadwalkan berlangsung selama dua hari, sejak 11 hingga 12 Desember 2025.
Forum ini juga membahas arah dan strategi korporasi untuk tahun 2026 dan seterusnya, dengan fokus pada penguatan bisnis inti, pengembangan layanan digital, serta peningkatan kontribusi sosial dan ekonomi berbasis prinsip syariah di Nusa Tenggara Barat.




























