Kebangkitan Bank NTB Syariah dimulai: Modal digenjot, manajemen disegarkan total

Property of Lombokvibes.com
Property of Lombokvibes.com

Lombokvibes.com, Mataram — PT Bank NTB Syariah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) 2025 di Auditorium Raudhah Lt.6, Kamis (4/12/2025).

Rapat ini menjadi momentum penting bagi kebangkitan kinerja Bank, dengan keputusan strategis yang menegaskan penguatan permodalan sekaligus penyegaran struktur pengurus.

Agenda RUPS LB tahun ini berfokus pada pemutakhiran rencana pemulihan dan komitmen pemegang saham dalam memperkuat posisi keuangan Bank agar mampu menghadapi dinamika industri perbankan, khususnya dalam kerangka kepatuhan terhadap regulasi terbaru Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Penguatan Modal dan Aksi Pemulihan
Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui Rencana Pengkinian Aksi Pemulihan (Recovery Plan) Tahun 2025 yang akan diajukan kepada OJK. Recovery Plan ini menjadi dokumen kunci untuk memastikan ketahanan bisnis Bank, sesuai ketentuan POJK Nomor 5 Tahun 2024 tentang Penetapan Status Pengawasan dan Penanganan Permasalahan Bank Umum.

Penguatan modal juga menjadi fokus utama. Sejumlah pemegang saham melakukan setoran modal tambahan guna memperkuat struktur keuangan Bank NTB Syariah. Di antaranya:
• Pemerintah Kabupaten Lombok Barat menyetorkan Rp10 miliar sehingga total modal disetor meningkat menjadi Rp60.689.531.414.
• Pemerintah Kabupaten Sumbawa melakukan setoran Rp5 miliar yang menambah total modal disetor menjadi Rp79.650.192.974.

Langkah ini diharapkan meningkatkan kapasitas Bank dalam ekspansi pembiayaan dan menjaga kualitas aset di tengah kondisi ekonomi yang menantang.

Penyegaran Total Susunan Pengurus
RUPS LB juga menyetujui pemberhentian dengan hormat sejumlah pengurus lama sembari memberikan apresiasi atas kontribusi yang telah diberikan. Penyusunan formasi baru Dewan Komisaris, Direksi, dan Dewan Pengawas Syariah dilakukan untuk menghadirkan energi baru dalam mendorong percepatan transformasi Bank NTB Syariah.

Susunan Dewan Komisaris yang ditetapkan meliputi:
• Komisaris Independen: Anis Mudjahid Akbar, Achmad Fauzi, dan H. W. Musyafirin.
• Komisaris Utama: Anis Mudjahid Akbar (efektif setelah persetujuan OJK sesuai hasil PKK).
• Komisaris Non Independen: Sekda Provinsi NTB (calon dinominasikan) dan Dr. H. Ahmad Mohammad Tidjani, MA (calon dari PSP Bank Jatim, efektif setelah PKK).

Sedangkan susunan Direksi Bank NTB Syariah untuk masa jabatan empat tahun ke depan adalah:
• Direktur Pembiayaan: Agus Suhendro.
• Direktur Dana dan Jasa: Adhi Susantio.
• Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko: Ferry Ardiansyah.
• Direktur Keuangan dan Operasional: Ajar Susanto Broto (efektif setelah PKK).

Untuk Dewan Pengawas Syariah, ditetapkan:
• Ketua DPS: Dr. H. Lalu Ahmad Zaenuri.
• Anggota DPS: Dr. M. Syamsurrijal.
Keduanya akan melalui proses penilaian kelayakan dan kepatutan di OJK setelah menerima rekomendasi DSN-MUI.

Optimisme Baru Menuju Transformasi
Pemegang saham menaruh harapan besar kepada komposisi pengurus yang baru ditetapkan ini. Perpaduan keahlian, rekam jejak, dan energi segar diyakini mampu mempercepat langkah pemulihan dan mendorong Bank NTB Syariah menuju kinerja yang lebih adaptif dan kompetitif.

Bank NTB Syariah memasuki fase baru dengan fondasi modal yang lebih kuat serta struktur kepengurusan yang diperbarui. Transformasi menyeluruh menjadi fokus utama untuk meningkatkan kualitas aset, memperkuat efisiensi operasional, serta menjamin kepatuhan pada prinsip syariah. Dengan langkah ini, Bank NTB Syariah optimis mampu memberi kontribusi lebih besar bagi pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Nusa Tenggara Barat.

< a title=" milad bima 2025" target="_blank">

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *