Satu juta benih ikan siap buka jalan baru ekowisata dan ekonomi warga di Meninting

Property of Lombokvibes.com
Property of Lombokvibes.com

Lombokvibes.com, Lombok Barat– Bendungan Meninting kembali menjadi pusat perhatian publik. Dalam rangka HUT NTB ke-67, Pemerintah Provinsi NTB menebar satu juta benih ikan sebagai langkah strategis mendorong ekowisata sekaligus memperkuat ekonomi masyarakat.

Program besar ini digelar Forum Wartawan Ekonomi dan Bisnis berkolaborasi dengan sejumlah mitra yang selama ini konsisten menjaga kawasan bendungan.

Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal, yang hadir secara langsung, menilai kondisi Bendungan Meninting kini jauh lebih tertata dibanding tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, kawasan ini sudah layak dikembangkan sebagai destinasi ekowisata yang ramah keluarga dan berdampak ekonomi.

“Dengan ditebarnya benih ikan ini, kawasan Bendungan Meninting menjadi semakin lengkap. Ke depan, ibu-ibu di sekitar Bukit Tinggi bisa memancing dan menangkap ikan untuk dijual, bahkan membuka warung ikan,” ujar Gubernur Iqbal.

Ia menegaskan program ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang mendorong penguatan sektor pangan dan perikanan sebagai pondasi ekonomi nasional. Pemerintah daerah, kata Iqbal, akan terus memastikan masyarakat sekitar bendungan merasakan manfaat langsung dari hadirnya infrastruktur tersebut.

Ketua panitia Ahmad Yani menjelaskan, benih yang ditebar merupakan beragam jenis ikan seperti Nila, Mujair, dan Fatin. Penebaran dilakukan tidak hanya untuk meningkatkan populasi ikan, tetapi juga menjaga kelestarian ekosistem air Bendungan Meninting yang mendapatkan pasokan air langsung dari kawasan hutan terjaga.

“Kegiatan penebaran benih ikan ini telah berlangsung selama lima tahun. Pada tahun pertama jumlahnya hanya 100 ribu, kemudian meningkat menjadi 500 ribu, dan kini mencapai 1 juta berkat kolaborasi mitra yang semakin solid. Semoga tahun depan jumlahnya bisa lebih dari 1 juta benih ikan,” ucap Ahmad Yani.

Pengelola Bendungan Meninting, Arif Budiansyah, menuturkan proses pembangunan bendungan dimulai sejak 2019 dan selesai pada 2024. Kini, selain penting untuk irigasi, bendungan tersebut mulai menjadi ruang tumbuh ekonomi baru bagi masyarakat, termasuk potensi wisata alam dan perikanan air tawar.

Tidak hanya penebaran benih ikan, kegiatan sosial juga turut digelar. Panitia membagikan paket sembako untuk lansia serta telur omega untuk anak-anak sebagai upaya mendukung program pencegahan stunting. Acara berlangsung hangat dan dihadiri Direktur Utama Bank NTB Syariah, Deputi Kepala Perwakilan BI NTB, jajaran TNI–Polri, perwakilan BWS Nusa Tenggara I, perangkat Desa Bukit Tinggi, serta tamu undangan lainnya.

Dengan dukungan ekosistem yang semakin kuat, Bendungan Meninting perlahan menjelma menjadi pusat peradaban baru: kawasan yang menyatukan fungsi irigasi, konservasi, pemberdayaan masyarakat, hingga destinasi wisata yang bisa menjadi ikon baru Lombok Barat.

< a title=" milad bima 2025" target="_blank">

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *