Sports  

PS Daygun siap tempur di Liga 4 Nasional, Askab PSSI KLU bocorkan format dan lokasi

Property of Lombokvibes.com
Property of Lombokvibes.com

Lombokvibes.com, Lombok Utara— PS Daygun dipastikan akan membawa nama Lombok Utara dan NTB ke panggung Liga 4 Nasional. Kompetisi kasta nasional tersebut diprediksi berlangsung pada rentang April hingga Juni 2026, meski jadwal resmi dari PSSI pusat masih belum diumumkan.

Ketua Askab PSSI Lombok Utara, Raden Nuna Abriadi, mengatakan pihaknya terus menjalin komunikasi dengan PSSI untuk memastikan teknis pelaksanaan. Namun, informasi awal yang diterima menyebutkan Liga 4 Nasional akan digelar dalam format zonasi.

“Dari komunikasi kami dengan PSSI, tanggalnya kami belum tahu secara pasti. Dipastikan bulan April dan bulan Juni, terbagi dalam beberapa zona, zona timur, barat, timur. Dibagi jadi zona 1, 2, 3 seperti itu,” kata Nuna, kemarin (17/2/2026).

Ia menjelaskan, format tersebut akan mempertemukan para juara Liga 4 dari setiap provinsi. Nantinya, PS Daygun akan menghadapi klub-klub terbaik dari daerah lain yang sama-sama berstatus juara.

“Akan bertemu tim-tim juara Liga 4 di masing-masing provinsi,” ujarnya.

Untuk wilayah Bali, NTB, dan NTT, Nuna menyebut kompetisi besar kemungkinan digelar di Pulau Jawa, khususnya Jawa Tengah. Sejumlah kota disebut menjadi kandidat kuat lokasi pertandingan.

“Kemungkinan besar, perhelatan besar untuk Bali, NTB, NTT, Surabaya di Jawa Tengah. Kemungkinan di Solo, Semarang, ya kemungkinan di sana,” kata Nuna.

Liga 4 Nasional sendiri bukan sekadar kompetisi, melainkan jalur promosi menuju kasta yang lebih tinggi. Nuna menegaskan, ajang ini akan menjadi gerbang menuju Liga 3 Nasional bagi tim-tim yang mampu finis di posisi terbaik.

“Untuk Liga 4 nasional ini nanti akan dicari 6 besar untuk profesional lagi, untuk Liga 3 nasional. Itu kelasnya sudah beda lagi,” ujarnya.

Menurutnya, PS Daygun harus memanfaatkan waktu persiapan dengan serius. Selain latihan fisik dan strategi, Nuna menekankan pentingnya pembentukan karakter dan mental bertanding. Ia menyebut PSSI saat ini menaruh perhatian besar pada pembinaan pemain dari level bawah untuk kebutuhan liga profesional.

“Sekarang Liga 4 ini, anak-anak harus betul-betul mengasah skill, karakter, kemampuan mereka. Sebab PSSI sekarang melihat itu untuk memperkuat klub-klub Liga 3, Liga 2, Liga 1. Bisa jadi untuk kepentingan liga nasional,” katanya.

Di sisi lain, Nuna mengungkapkan kesiapan panitia pusat masih dinamis karena sejumlah daerah belum merampungkan kompetisi Liga 4. Ia mencontohkan Bali baru menyelesaikan kompetisinya, sementara beberapa provinsi lain masih berjalan bahkan ada yang terlambat.

“Bali baru selesai hari ini. Beberapa daerah masih menggelar juga. Ada yang terlambat juga. Alhamdulillah kita di NTB selesai,” ujarnya.

Karena itu, informasi teknis seperti jadwal final, lokasi resmi, hingga technical meeting masih menunggu arahan PSSI pusat. Nuna menyebut biasanya informasi tersebut akan disampaikan melalui Asprov PSSI di masing-masing daerah.

“Di daerah kita masih nunggu. Sejauh mana persiapan, technical meetingnya juga harus seperti apa, nanti kita menunggu saja. Biasanya melalui Asprov provinsi masing-masing infonya,” katanya.

Selain menunggu kepastian jadwal, Askab PSSI Lombok Utara juga menghadapi tantangan internal yang harus segera dituntaskan, salah satunya terkait lisensi pelatih. Nuna menilai hal tersebut penting karena kompetisi nasional memiliki standar yang lebih tinggi.

“Kendala ya kita di lisensi pelatih. Ini persiapan tengah bulan ini ya kami di daerah harus mempersiapkan semuanya,” ujarnya.

Untuk menghadapi persaingan yang lebih berat, Nuna juga membuka peluang adanya tambahan kekuatan dari luar skuad inti PS Daygun. Rekrutmen pemain dari klub lain disebut bisa menjadi opsi agar tim lebih siap secara kualitas dan kedalaman pemain.

“Ada kemungkinan kita merekrut pemain dari klub-klub yang lain,” katanya.

Dengan target besar menuju enam besar nasional dan peluang promosi ke Liga 3, PS Daygun kini berada di fase krusial. Selain menjaga intensitas latihan, tim juga dituntut siap secara administratif dan teknis, agar tidak hanya tampil, tetapi benar-benar bersaing di level nasional.

< a title=" milad bima 2025" target="_blank">

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!