Lombokvibes.com, Lombok Timur – Bank NTB Syariah menyalurkan bantuan program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui budidaya ayam petelur kepada 20 penerima manfaat di Desa Lendang Nangka Utara, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur, Senin (3/8/2026).
Program tersebut merupakan bagian dari dukungan Bank NTB Syariah terhadap Program Desa Berdaya Provinsi NTB yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Bantuan budidaya ayam petelur diberikan sebagai upaya meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa. Program ini juga menjadi bagian dari sinergi berbagai pihak dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur yang diwakili sekretaris daerah masing-masing, pimpinan OJK pusat dan OJK NTB, kepala organisasi perangkat daerah terkait, serta sejumlah mitra lembaga keuangan lokal maupun internasional seperti Astra Financial, PT Sarana Multigriya Finansial (SMF), Women’s World Banking (WWB), dan International Labour Organization (ILO).
Direktur Dana dan Transaksi Bank NTB Syariah, Adhi Susantio, mengatakan keterlibatan Bank NTB Syariah dalam Program Desa Berdaya merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat dan memperluas inklusi keuangan hingga ke tingkat desa.
“Bank NTB Syariah berkomitmen penuh untuk senantiasa hadir dan berkontribusi nyata dalam memperkuat perekonomian daerah, khususnya melalui keterlibatan aktif pada Program Desa Berdaya bersama OJK dan Pemprov NTB. Penyaluran bantuan budidaya ayam petelur bagi 20 penerima manfaat di Desa Lendang Nangka Utara ini diharapkan menjadi stimulus ekonomi produktif yang mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat, membuka lapangan usaha mandiri, serta mewujudkan kemandirian ekonomi desa berbasis prinsip syariah,” ujar Adhi.
Menurutnya, sektor usaha mikro dan peternakan rakyat memiliki potensi besar untuk berkembang apabila dikelola secara terstruktur dan berkelanjutan. Karena itu, bantuan yang diberikan diharapkan mampu menjadi modal awal bagi masyarakat dalam mengembangkan usaha peternakan ayam petelur.
Selain membantu memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, usaha tersebut juga diharapkan dapat menggerakkan roda perekonomian desa dan menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar.
Program Desa Berdaya sendiri menjadi salah satu upaya kolaboratif antara OJK, Pemerintah Provinsi NTB, pemerintah daerah, lembaga keuangan, dan berbagai pemangku kepentingan untuk menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah pedesaan.
Ke depan, Bank NTB Syariah menyatakan akan terus memperluas program pemberdayaan masyarakat dan pendampingan keuangan inklusif guna mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat NTB secara merata hingga ke pelosok desa.




























