Kolanta Coffee 2 tahun: Bukan sekadar tempat ngopi, ini ruang aman anak muda Lombok Utara bertumbuh

Property of Lombokvibes.com
Property of Lombokvibes.com

Lombokvibes.com, Lombok Utara— Di tengah maraknya tren kedai kopi yang berlomba menghadirkan menu dan desain estetik, Kolanta Coffee di Kabupaten Lombok Utara (KLU) memilih jalan berbeda. 

Memasuki usia dua tahun, Kolanta menegaskan identitasnya bukan sekadar tempat jualan kopi, melainkan wadah terbuka bagi anak muda untuk bertemu, berdiskusi, dan melahirkan ide-ide kreatif.

Owner Kolanta Coffee, Raden Prawangsa, menyebut sejak awal Kolanta memang dirancang sebagai ruang yang memfasilitasi proses kreatif generasi muda. Kopi, kata dia, hanya alat pemantik agar percakapan bisa mengalir dan komunitas bisa bertumbuh.

“Refleksi 2 tahun Kolanta, seperti apa yang sudah saya sampaikan tadi bahwa Kolanta itu adalah sebuah wadah, bukan hanya jualan kopi. Kopi itu sebagai jembatan saja untuk kita bisa ngobrol,” kata Raden Prawangsa di sela-sela acara, kemarin (16/2/2026).

Menurutnya, gerakan yang dibangun Kolanta bukan gerakan besar yang serba formal, melainkan gerakan-gerakan kecil yang punya dampak nyata, terutama untuk anak muda di Lombok Utara yang selama ini masih mencari ruang berekspresi.

“Gerakan yang saya maksud di sini adalah gerakan-gerakan kecil, terkait dengan bagaimana proses kreatif anak muda. Jadi kami menyasar anak muda,” ujarnya.

Ditekankannya, Kolanta hadir sebagai ruang yang tidak mengikat. Tidak ada batasan latar belakang, tidak ada standar eksklusif yang membedakan siapa yang lebih layak diterima. Anak muda datang dengan identitas dan minat masing-masing: seni, fotografi, musik, hingga bidang kreatif lainnya.

“Bagaimana anak muda di sini, di KLU, mempunyai wadah, wadah yang dalam artian tidak mengikat. Mereka bebas berekspresi sesuai background mereka. Entah seni, fotografi, musik, dan lain-lain,” lanjutnya.

Ia mengibaratkan Kolanta sebagai oase kecil di tengah rutinitas dan keterbatasan ruang publik yang ramah anak muda. Sebuah tempat yang nyaman untuk berkarya, sekaligus menjaga mereka dari aktivitas yang tidak produktif.

“Pada intinya bahwa saya mengibaratkan Kolanta ini sebagai oase kecil. Anak muda bisa mempunyai oase yang nyaman, bisa berkarya, dan tidak melakukan hal aneh-aneh intinya,” katanya.

Raden Prawangsa juga menyinggung fenomena anak muda masa kini yang mudah merasa malas bergerak atau mager. Kolanta ingin hadir sebagai pemantik, agar setiap orang yang datang pulang membawa energi baru.

Harapannya sederhana: Kolanta tetap langgeng, dan anak muda yang datang merasakan ada sesuatu yang berubah dalam dirinya.

“Harapan: tentunya Kolanta langgeng, dan juga terkait dengan bagaimana karena anak muda hari ini mager, ketika ke Kolanta, ada sesuatu yang tercerahkan ketika mereka pulang dari Kolanta,” ucapnya.

Baginya, kopi tetap menjadi pintu masuk. Namun yang paling penting adalah obrolan yang tumbuh setelahnya. Dari obrolan itu, muncul ide. Dari ide, muncul karya. Dari karya, terbentuk jejaring.

“Seperti yang saya bilang tadi bahwa, kopi itu hanya jembatan. Jadi dari kopi, timbul obrolan. Akan tumbuh ide-ide, terkait ide kreatif mereka,” kata Raden.

Sementara itu, salah satu persoalan yang ia lihat di Lombok Utara adalah banyaknya anak muda kreatif yang masih berjalan sendiri-sendiri. Potensi ada, tetapi tidak terkoneksi. Akibatnya, kreativitas berkembang dalam ruang yang terpisah dan sulit berkolaborasi.

“Karena pada saat ini, anak-anak muda kreatif ini masih terpencar, mereka sendiri-sendiri,” ujarnya.

Kolanta ingin menjadi titik temu yang membuat anak muda merasa memiliki tempat, merasa diterima, dan merasa aman menjadi diri sendiri.

“Jadi harapannya, ketika mereka ke Kolanta, oh ini mereka jadi memiliki tempat. Di sini mereka diterima. Di sini semua sama, tidak ada yang eksklusif. Dipandang sama rata,” tutur Raden.

Ia menegaskan, Kolanta tidak membangun tembok sosial. Semua orang punya hak yang sama untuk hadir, berbicara, dan berproses.

“Mau presiden, gubernur, bupati, anak kecil, siapa saja,” katanya.

Ia juga menjelaskan, memasuki tahun ketiga, Kolanta tidak berhenti pada gagasan ruang kreatif. Raden Prawangsa menyebut Kolanta sedang menyiapkan langkah yang lebih berani: membangun mini museum.

Rencana ini bukan sekadar gimmick, melainkan upaya mendekatkan museum ke masyarakat, terutama generasi muda, dengan cara yang lebih cair dan relevan.

“Tentu ada rencana setelah 2 tahun ini, Kolanta ingin buat mini museum. Inshallah mudah-mudahan berjalan lancar. Karena Kolanta ingin mendekatkan museum ini ke khalayak,” ujarnya.

Raden menilai, museum selama ini sering dipersepsikan kaku dan jauh dari kehidupan sehari-hari. Kolanta ingin membalik stigma itu, dengan menghadirkan museum yang ramah, mudah diakses, dan bisa menjadi ruang belajar yang menyenangkan.

“Tidak seperti museum yang ditemukan seperti museum hari ini, kaku dan sebagainya,” katanya.

Selain mini museum, Kolanta juga berencana menghadirkan workspace, sekaligus ruang display yang menampilkan kekayaan tradisional dan budaya lokal.

“Kita juga akan buatkan workspace, kita display nanti di situ, kita akan tunjukkan kekayaan tradisional itu,” jelasnya.

Kenapa Mini Museum? Karena KLU Belum Punya Museum Daerah

Raden menyebut ide mini museum lahir dari realitas sederhana: Kabupaten Lombok Utara belum memiliki museum. Padahal, daerah ini menyimpan banyak kekayaan tradisional dan sejarah yang layak dikenalkan kepada publik.

“Kenapa punya ide itu? Ya karena KLU belum punya museum,” ucapnya.

Ia berharap mini museum Kolanta bisa menjadi pemantik, bukan hanya bagi komunitas kreatif, tetapi juga bagi pemerintah dan masyarakat luas agar museum daerah benar-benar bisa diwujudkan.

“Ya semoga bisa menjadi trigger, agar ada museum daerah,” tutupnya.

Di usia dua tahun, Kolanta Coffee menegaskan bahwa ruang kreatif tidak selalu harus lahir dari proyek besar. Kadang, ia tumbuh dari secangkir kopi, obrolan sederhana, dan tempat yang membuat anak muda merasa diterima.

Dan di Lombok Utara, Kolanta sedang mencoba membuktikan itu.

Responses (29)

  1. What i do not understood is in reality how you’re no longer actually a lot more
    neatly-favored than you might be right now. You are very intelligent.

    You recognize thus significantly in terms of this topic,
    made me in my opinion imagine it from a lot of varied angles.
    Its like women and men are not interested unless it is one thing to accomplish with Woman gaga!
    Your individual stuffs outstanding. At all times take care of it up!

  2. It’s the best time to make a few plans for the
    long run and it is time to be happy. I’ve read this post and if I could I want to recommend you some attention-grabbing things or suggestions.
    Perhaps you could write subsequent articles referring to this article.
    I desire to read even more things approximately it!

  3. Definitely consider that which you said. Your favorite reason appeared to be at the web the simplest thing to take
    into accout of. I say to you, I definitely get annoyed even as folks
    consider issues that they plainly don’t realize about.
    You controlled to hit the nail upon the highest and also
    defined out the whole thing without having side-effects , folks can take a
    signal. Will probably be back to get more. Thanks

  4. I’d like to thank you for the efforts you’ve put in penning this site.
    I am hoping to see the same high-grade content by
    you later on as well. In truth, your creative writing abilities has
    encouraged me to get my own site now 😉

  5. Write more, thats all I have to say. Literally, it seems as
    though you relied on the video to make your point.
    You definitely know what youre talking about, why waste your intelligence on just
    posting videos to your blog when you could be giving us something enlightening to read?

  6. Nice post. I learn something new and challenging on blogs I stumbleupon on a daily basis.
    It will always be helpful to read content from other writers
    and use a little something from other sites.

  7. Thanks for the marvelous posting! I genuinely enjoyed reading it,
    you might be a great author.I will always bookmark your blog and will often come
    back later on. I want to encourage you to ultimately continue
    your great posts, have a nice day!

  8. Magnificent goods from you, man. I’ve be aware your stuff previous
    to and you’re simply too great. I really like what you have received here, certainly like
    what you’re stating and the way in which wherein you say it.
    You make it entertaining and you continue to take care of to keep it sensible.
    I cant wait to learn much more from you. This is really
    a wonderful website.

  9. Howdy, i read your blog from time to time and i own a similar one and i was just
    wondering if you get a lot of spam feedback? If so how do you
    protect against it, any plugin or anything you can recommend?
    I get so much lately it’s driving me crazy so any
    support is very much appreciated.

  10. I simply could not go away your site prior to suggesting that I really loved the usual info an individual supply on your guests?
    Is going to be back steadily in order to check up on new posts

  11. I loved as much as you will receive carried out right here.
    The sketch is tasteful, your authored material stylish. nonetheless,
    you command get bought an shakiness over that you wish be delivering the following.
    unwell unquestionably come more formerly again since exactly
    the same nearly very often inside case you shield this hike.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!